Dalam pengertian yang sederhana, pasar adalah tempat terjadinya transaksi jual beli (penjualan dan pembelian) yang dilakukan oleh penjual dan pembeli yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu.
Pasar memiliki 3 fungsi yaitu:
Fungsi Pembentukan Harga
Fungsi pembentukan harga artinya pasar merupakan tempat dalam menentukan harga (nilai) suatu barang karena pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli yang saling berinteraksi atau saling tawar menawar sehingga memunculkan suatu kesepakatan suatu harga (nilai) barang tersebut.
BACA JUGA: Ilmu Ekonomi di Lingkungan Keluarga, Penerapan dan Contohnya
Fungsi Distribusi
Fungsi Distribusi artinya pasar memudahkan produsen dalam mendistribusikan suatu barang kepada konsumen atau pembeli secara langsung.
Fungsi Promosi:
Fungsi Promosi artinya pasar merupakan tempat yang paling cocok bagi produsen dalam memperkenalkan atau mempromosikan barangnya kepada konsumen.
Sebutkan 5 kelompok yang ada di pasar pelanggan! Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita memahami apa motif beli dari pelanggan.
Motif pembelian adalah segala sesuatu yang melatar belakangi dan mempengaruhi individu untuk melakukan tindakan dan membeli barang, serta menjelaskan alasan-alasan dilakukannya pembelian.
BACA JUGA: Industri Jasa, Penjelasan dan Nilai-nilainya
Para pembeli memiliki motif-motif pembelian yang mendorong mereka untuk melakukan pembelian. Buying motives atau motif pembelian ada tiga macam yaitu:
Primary Buying Motive, yaitu motif untuk membeli yang sebenarnya. Misalkan jika orang ingin makan ia akan mencari nasi
Selective Buying Motive, yaitu pemilihan terhadap barang. Selective buying motive dapat berbentuk rational buying motive, emotional buying motive atau impluse (dorongan seketika)
Patronage Buying Motive, yaitu selective buying motive yang ditujukan kepada tempat atau toko tertentu. Pemilihan ini bisa timbul karena layanan memuaskan, tempatnya dekat, cukup persediaan barang, ada halaman parkir, orang-orang suka berbelanja ke tempat tersebut, dan lain sebagainya.
Jadi, 5 kelompok yang ada di pasar pelanggan adalah konsumen, produsen, penjual, pemerintah, dan internasional.
Mengapa Ilmu Ekonomi Sangat Bermanfaat Bagi Manusia? Ini Penjelasannya
Mengapa ilmu ekonomi sangat bermanfaat bagi manusia? Ilmu ekonomi bermanfaat bagi manusia sebagai suatu ilmu yang mempelajari bagaimana manusia membuat pilihan-pilihan untuk menggunakan sumber daya yang terbatas dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas.
Ilmu ekonomi pada dasarnya adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia dan interaksi diantara manusia. Seluruh manusia tanpa memandang gender, suku bangsa, agama, pendidikan, status sosial dan sebagainya, memiliki kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas.
Saat satu kebutuhan atau keinginanterpenuhi, akan muncul kebutuhan atau keinginan berikutnya, demikian seterusnya. Disisi yang lain, sumber daya yang dimiliki manusia untuk memenuhi seluruh kebutuhan dan keinginan tersebut adalah terbatas.
Oleh karena itu dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya, manusia harus membuat pilihan-pilihan, yaitu kebutuhan atau keinginan yang mana yang harus dipenuhi terlebih dahulu.
Penerapan Tindakan Ekonomi Rasional Bagi Produsen dan Penjelasannya
Tindakan ekonomi adalah tindakan manusia yang didorong oleh usaha memenuhi kebutuhan fisik untuk mencapai kemakmuran.
Suatu tindakan dikatakan sebagai tindakan ekonomi apabila tindakan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan antara pengorbanan dan hasil serta dapat melakukan pilihan yang tepat dalam memenuhi kebutuhan mana yang harus didahulukan dan yang sesuai dengan kemampuannya. Tindakan ini disebut dengan tindakan ekonomi rasional.
Seorang produsen harus mempunyai rencana-rencana tentang tujuan dan apa yang sedang atau akan dicapai.
Salah satu tindakan ekonomi produsen adalah logis dan rasional, yang artinya apa yang dirumuskan dapat diterima oleh akal sehingga perencanaan dapat dijalankan.
BACA JUGA: Ilmu Ekonomi di Lingkungan Keluarga, Penerapan dan Contohnya
Berikut ini 4 penerapan tindakan ekonomi rasional bagi produsen beserta contohnya:
Mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin
Contohnya adalah dengan mengurangi biaya-biaya produksi. Produsen ayam goreng, membeli bahan baku daging ayam langsung dari peternak tanpa melalui perantara. Daging ayam dalam negeri jauh lebih murah bila dibandingkan daging ayam impor.
Mengurangi konsumsi agar tidak boros
Contohnya bagi produsen adalah mengurangi biaya-biaya tetap yang timbul saat produksi. Misalnya dengan mengurangi beban listrik saat ruangan produksi tidak diguanakan. Atau dengan memasang panel tenaga listrik surya untuk mengurangi biaya listrik.
Mempergunakan kemampuan dan modal yang dimilikinya
Contohnya dengan tidak melakukan pinjaman berbunga tinggi yang fluktuatif. Untuk kebutuhan modal kerja, produsen dapat meminjam modal dengan sistem syariah yang tidak berbunga.
Memperkecil kerugian dari akibat kesalahan-kesalahan tertentu
Contohnya dengan menerapkan quality control (QC) produk secara ketat sebelum barang sampai ke konsumen.
BACA JUGA: Pembagian Ilmu Ekonomi Menurut Rhona C. Free
Baca berita Edukasi lainnya di tautan ini dan berita terkini dari PELITA.CO.ID di Google News dengan klik tautan ini.
Baca berita lebih cepat, unduh aplikasi PELITA.CO.ID di Google Play di tautan ini.






