Resmikan Sustainable Development Goals Corner di Museum Bahari, Rano Karno: Arah Pembangunan Jakarta Berpihak pada Prinsip Keberlanjutan dan Keadilan

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Rano Karno meresmikan Sustainable Development Goals (SDGs) Corner di Museum Bahari, Jakarta Utara, pada Sabtu (14/2/2026). Foto: pelita.co.id/Mulyono Sri Hutomo
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Rano Karno meresmikan Sustainable Development Goals (SDGs) Corner di Museum Bahari, Jakarta Utara, pada Sabtu (14/2/2026). Foto: pelita.co.id/Mulyono Sri Hutomo

Jakarta, pelita.co.idWakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Rano Karno meresmikan Sustainable Development Goals (SDGs) Corner di Museum Bahari, Jakarta Utara, pada Sabtu (14/2/2026). SDGs Corner akan menjadi ruang inklusif tentang tujuan pembangunan berkelanjutan serta kisah kehidupan laut Indonesia.

“SDGs Corner menghadirkan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari keseharian masyarakat maritim. Ini adalah identitas Indonesia yang telah hidup dan berkembang selama berabad-abad,” kata Rano Karno.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan, Museum Bahari sebagai tempat ustainable Development Goals (SDGs) Corner yang pertama menjadi pengingat bahwa Jakarta tumbuh sebagai kota pesisir dan kota maritim. Laut, pelabuhan, serta masyarakat pesisir telah menjadi bagian penting dari jati diri Jakarta hingga saat ini.

Namun, tambah Rano Karno, sebagai kota pesisir Jakarta juga dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, kenaikan muka air laut, banjir rob, hingga ketahanan sosial masyarakat pesisir, termasuk perlindungan anak dan kelompok rentan.

“Tantangan tersebut menuntut arah pembangunan Jakarta yang berpihak pada prinsip keberlanjutan dan keadilan, sebagaimana semangat SDGs,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Wagub Rano juga menyampaikan apresiasi kepada UNIC Jakarta dan Museum Bahari Jakarta atas inisiatif yang berhasil menjembatani isu kehidupan masyarakat, keanekaragaman hayati laut, pengelolaan sampah, ketahanan pangan, hingga perubahan iklim, sehingga SDGs terasa dekat dan relevan bagi masyarakat.

“Komitmen bersama ini semakin menguatkan langkah Pemprov DKI Jakarta, terlebih setelah kami menerima penghargaan Indonesia SDGs Action Award Tahun 2025 sebagai Terbaik I Kategori Pemerintah Daerah Provinsi. Ini menjadi penyemangat untuk terus melangkah menuju target 2030,” urainya seraya berharap SDGs Corner dapat menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga internasional, institusi budaya, komunitas, dan masyarakat luas dalam mempercepat pencapaian SDGs.

Menutup sambutannya, Rano Karno menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam pengembangan kawasan Kota Tua Jakarta. Menurutnya, Museum Bahari akan menjadi bagian penting dari pengembangan tersebut, sejalan dengan kerja sama Sister City antara Jakarta dan Rotterdam.

“Saat Kota Tua Jakarta dibangun dan ditata kembali, saya tidak ingin Museum Bahari berdiri sendiri. Museum ini harus menjadi bagian utuh dari penguatan identitas sejarah dan maritim Jakarta,” pungkasnya.

SDGs Corner merupakan hasil sinergi Museum Bahari Jakarta dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam menghadirkan ruang belajar kolaboratif yang mengajak publik memahami masa depan Indonesia melalui perspektif kemaritiman dan kehidupan pesisir.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Musee ID, Nova Farida Lestari menyampaikan museum harus menjadi tempat untuk membentuk peradaban.

“Museum harus menjadi ruang diskusi, dialog dan perubahan sosial. Tidak hanya menjadi penjaga sejarah masa lalu tetapi turut membentuk peradaban,” kata Nova Farida Lestari.

Diharapkan, SDGs Corner yang diinisasi lintas organisasi menjadi inspirasi museum lain dan menghadrikan pemahaman isu global dalam SDGs.

“Museum harus mampu menarasikan kekayaan laut Indonesia dan berdampak ke dunia. Kami ingin memastikam museum di Indonesia tidak hanya relevan namun juga mengikuti peradaban mansusia,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *