Air Putih vs Isotonik, Mana Minuman yang Lebih Baik?

Air Putih vs Isotonik, Mana Minuman yang Lebih Baik
Air Putih vs Isotonik, Mana Minuman yang Lebih Baik

Menjaga keseimbangan cairan tubuh sangat penting untuk dilakukan. Kekurangan cairan akan membuat tubuh tidak bisa bekera maksimal dan menurunkan tingkat konsentrasi.

Oleh karenanya sangat penting bagi kita yang aktif agar terhindar dari dehidrasi akibat tubuh kekurangan cairan.

Bacaan Lainnya

Pada umumnya dengan banyak mengonsumsi air putih sejauh ini memang merupakan langkah yang tepat untuk menjaga kebutuhan tubuh akan cairan.

Namun, terkadang kesibukan kerap membuat kita lupa hanya untuk sekedar minum minimal 2,5 liter per hari.

Selain air putih, minuman isotonik juga dipercaya ampuh untuk mencukupi cairan yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

BACA JUGA: Rutin Minum Air Putih Mampu Kurangi Risiko Kanker

Rutin Minum Air Putih Mampu Kurangi Risiko Kanker
Rutin Minum Air Putih Mampu Kurangi Risiko Kanker

Produk minuman isotonik pun bermunculan dengan beragam merk.

Namun apakah minuman isotonik tersebut mampu memberi asupan cairan tubuh lebih baik daripada mengonsumsi air putih?

Meski memiliki fungsi yang sama yaitu mengembalikan cairan tubuh, namun patut kita ketahui perbedaan dari kedua minuman tersebut.

Air putih sendiri sudah sejak lama dipercaya sebagai minuman yang paling menyehatkan.

Bahkan pada saat kita mengalami sakit, hampir semua dokter menganjurkan untuk memperbanyak minum air putih.

Sejauh ini air putih berperan cukup baik sesuai fungsinya. Bahkan lebih dari itu, air putih memiliki manfaat lainnya selain sekedar pengganti cairan tubuh.

Sementara minuman isotonik mampu mengembalikan elektrolit tubuh dengan cepat karena mengandung gula dan garam yang cukup tinggi.

BACA JUGA: 7 Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan

Namun, karena sifatnya yang mampu dengan cepat mengembalikan elektrolit tubuh maka untuk mengonsumsi minuman isotonik ini dianjurkan saat selesai melakukan olahraga.

Beberapa efek samping dari terlalu banyak minum isotonik adalah membuat organ tubuh bekerja lebih berat.

Jadi harus diatur dalam konsumsinya, jangan terlalu berlebihan.

Sebaiknya jika Anda hendak mengonsimsi minuman isotonik, lakukan 15-20 menit sebelum olahraga dan kembali meminumnya setelah selsesai olahraga.

Atas penjelasan diatas, baik air putih ataupun minuman isotonik ternyata sama baiknya.

Namun, jika melihat dari fungsi dan kandungannya, tentunya kita harus tepat saat mengonsumsinya sesuai kebutuhan. Semoga artikel ini bisa membantu Anda menjaga kesehatan tubuh.

Baca berita Gaya Hidup lainnya di tautan ini dan berita terkini dari PELITA.CO.ID di Google News dengan klik tautan ini.

TERPOPULER:

PELITA.CO.ID di WhatsApp: Dapatkan aplikasi PELITA.CO.ID di Google Play: PELITA.CO.ID di Google News:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan