Analisis Penurunan Harga Bitcoin: Potensi Pembelian di Tengah Volatilitas Pasar

8 Hal Tentang Cryptocurrency yang Wajib Anda Tahu
8 Hal Tentang Cryptocurrency yang Wajib Anda Tahu

Jakarta, pelita.co.idHarga Bitcoin jatuh setelah rekor tertinggi dan peristiwa “halving”. Nilai BTC telah turun 17 persen dalam sebulan terakhir dan 10% dalam seminggu terakhir. Volatilitas pasar Bitcoin terus berlanjut, meskipun terjadi halving baru-baru ini.

Kapitalisasi pasar kripto global anjlok menjadi sekitar US$2,2 miliar, sementara harga Bitcoin anjlok di bawah US$57.000 untuk pertama kalinya sejak akhir Februari. Altcoin populer, termasuk Solana (SOL), Dogecoin (DOGE), dan Shiba Inu (SHIB), memiliki kinerja yang lebih buruk lagi, mengalami penurunan dua digit dalam skala harian.

Bacaan Lainnya

Trader Tokocrypto, Fyqieh Fachrur menjelaskan penurunan harga Bitcoin disebabkan banyak investor memasuki mode risk-off menjelang keputusan suku bunga The Fed. Aksi jual pasar kripto pun terpantau masih terus berlanjut, meski The Fed mempertahankan suku bunga pada kisaran target 5,25-5,50 persen.

“Meskipun sejalan dengan ekspektasi pasar, keputusan The Fed tersebut seharusnya mendorong permintaan pembeli terhadap BTC dan pasar kripto yang lebih luas. Pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell juga ramah terhadap pasar kripto, walaupun tidak menanggapi ekspektasi penurunan suku bunga. Komentar tersebut tidak hawkish seperti yang dikhawatirkan pasar. The Fed akan mempertahankan suku bunga stabil pada bulan Mei dan Juni, dengan kemungkinan penurunan pertama pada akhir tahun ini,” kata Fyqieh dalam keterangannya, Kamis (2/5/2024).

Melemahnya Bitcoin juga disebabkan oleh arus keluar ETF Bitcoin yang terus berlanjut. Sentimen penghindaran risiko investor terlihat jelas di dana ETF BTC, di mana investor telah menarik modalnya selama berhari-hari. Pada tanggal 1 Mei, ETF ini memiliki total aliran kumulatif sebesar US$11,942 miliar, turun sekitar 10% dari puncak lokalnya sebesar US$12,925 miliar pada minggu lalu.

Analisis Harga Bitcoin dan Peluang Pembelian

Cara Membeli Bitcoin Secara Mudah dan Cepat
Cara Membeli Bitcoin Secara Mudah dan Cepat

Harga Bitcoin anjlok atau diperdagangkan sideways setelah halving, sehingga memicu opini bahwa aktivitas harga BTC bisa menurun seiring dengan berlanjutnya arus keluar ETF. Menurut Fyqieh, pasar Bitcoin kemungkinan akan mengalami jeda dari harga yang lebih tinggi untuk beberapa waktu setelah halving.

Dari sisi analisis teknikal, BTC saat ini berada dalam posisi yang nyaman di bawah EMA 50 hari, sementara tetap di atas EMA 200 hari, memberikan sinyal bearish dalam jangka pendek namun bullish dalam jangka panjang.

Pergerakan harga Bitcoin akan dipengaruhi oleh potensi penembusan dari level resistensi sebesar US$60.365, yang dapat mendorong pembeli menuju EMA 50 hari dan level resistensi US$64.000. Namun, tekanan jual mungkin meningkat di level resistensi US$64.000, karena EMA 50 hari bertemu dengan level resistance.

“Para investor perlu dipertimbangkan data pasar tenaga kerja AS dan data aliran ETF BTC-spot dari Hong Kong dan AS. Sebaliknya, jika BTC turun di bawah level US$55.000, investor dapat memperkuat posisi mereka di level dukungan US$52.884. Dengan RSI 14 Harian saat ini berada pada 31,71, Bitcoin mungkin mengalami penurunan menuju level US$55.000 sebelum memasuki wilayah oversold,” analisis Fyqieh.

PELITA.CO.ID di WhatsApp: pelita.co.id di WhatsApp Channel Dapatkan aplikasi PELITA.CO.ID di Google Play: pelita.co.id di Google Apps PELITA.CO.ID di Google News: pelita.co.id di Google News

Pos terkait

Tinggalkan Balasan