Hadiri Buka Puasa Bersama BPP HIPMI, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo: Berpolitik Secukupnya, Berteman Selamanya

Ketua MPR RI yang juga mantan Ketua DPP HIPMI 2001-2004, Bambang Soesatyo di acara buka puasa bersama Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) di Jakarta, pada Selasa, (2/4/24). Foto: Dok. Setjen MPR
Ketua MPR RI yang juga mantan Ketua DPP HIPMI 2001-2004, Bambang Soesatyo di acara buka puasa bersama Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) di Jakarta, pada Selasa, (2/4/24). Foto: Dok. Setjen MPR

Jakarta, pelita.co.idKetua MPR RI yang juga mantan Ketua DPP HIPMI 2001-2004, Bambang Soesatyo mengajak semua pihak untuk menunjukan kedewasaan dalam berpolitik dan berdemokrasi. Semua pihak yang ‘berseteru’ dalam Pemilu dan Pilpres 2024 lalu, baik pihak yang menang ataupun kalah, harus legowo dan kembali merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kehadiran Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani berbuka puasa bersama di rumah Rosan Roeslani, Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo – Gibran, menunjukkan kematangan Puan sebagai politisi. Puan mampu menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik, dengan memisahkan antara kepentingan politik dan pertemanan,” ujar Bambang Soesatyo usai menghadiri buka puasa bersama Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) di Jakarta, pada Selasa, (2/4/24).

Bacaan Lainnya

Hadir antara lain pendiri HIPMI Abdul Latief, Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono, Anggota Komisi I DPR Dave Laksono, Maruarar Sirait, Ketum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari serta pengurus BPP dan BPD HIPMI lainnya.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III Hidang Hukum dan Keamanan DPR RI ini menjelaskan, kehadiran dirinya dan Puan ke kediaman Rosan dalam rangka buka bersama dan khataman Al-quran, bukan dalam agenda politik. Puan pun hadir karena bersahabat dengan istri Rosan.

BACA JUGA: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto Hadiri Buka Puasa Bersama Dengan Presiden RI di Istana Negara

“Momentum bulan Ramadhan harus dijadikan ruang oleh para politisi untuk berkumpul kembali setelah bertarung pada Pilpres dan Pemilihan anggota legislatif 2024. Jangan pertajam perseteruan di Pemilu yang telah kita lewati. Jadikan Ramadhan untuk meluruhkan serta menghapus perseteruan yang ada,” kata Bamsoet.

Bambang Soesatyo menegaskan pentingnya komunikasi dalam meredam ketegangan di ranah politik. Komunikasi merupakan kata kunci guna meredakan ketegangan politik pasca Pemilu.

“Dalam politik tidak boleh ‘baperan’. Kita boleh berseberangan atau berbeda pandangan dalam satu hal. Tetapi, tidak kemudian semua hal lainnya kita jadikan berseberangan juga. Berpolitik lah secukupnya, berteman lah selamanya. Ada saatnya kita bertempur, ada saatnya kita bersatu kembali. Ada saatnya kita bertanding, dan ada saatnya kita bersanding,” pungkas Bambang Soesatyo.

PELITA.CO.ID di WhatsApp: Dapatkan aplikasi PELITA.CO.ID di Google Play: PELITA.CO.ID di Google News:

Pos terkait

Tinggalkan Balasan