Nongshim Indonesia Ajak Masyarakat Tak Sisakan Makanan

Nongshim Indonesia pada gerakan sosial ‘Seribu Nongshim untuk Semua'. Foto: istimewa
Nongshim Indonesia pada gerakan sosial ‘Seribu Nongshim untuk Semua'. Foto: istimewa

Jakarta, pelita.co.id Nongshim Indonesia menggelar ‘Seribu Nongshim untuk Semua’ sebagai gerakan gerilya sosial melalui platform digital dengan menggerakkan followers sebagai partisipan. Kegiatan ini mengajak para peserta untuk mengikuti aktivitas yang dilakukan di akun Instagram Nongshim. Setiap video yang masuk akan dikonversi dengan jumlah produk Nongshim yang akan dibagikan.

Selain memberikan pesan positif, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan dampak nyata kepedulian Nongshim Indonesia di dalam sektor pangan, terutama yang erat kaitannya dengan menumbuhkan empati di kehidupan sosial.

Bacaan Lainnya

“Nongshim Indonesia sebagai supplier dan pemilik brand produk panganan, merasa perlu berkontribusi untuk memberikan social impact yang nyata ke target-target yang tepat,” kata Brand Manager PT. Sukanda Djaya, Jenny Liliyanty yang mengelola jenama Nongshim, dalam keterangannya, Selasa (24/5/2022).

“Kegiatan ini juga bertujuan menyampaikan pesan sosial secara positif mengenai dampak akan perubahan kebiasaan konsumsi makanan dan menumbuhkan rasa empati dari masyarakat secara menyeluruh,” lanjutnya.

Hilangkan Kebiasaan Buruk Menyisakan Makanan

Nongshim Indonesia pada gerakan sosial ‘Seribu Nongshim untuk Semua'. Foto: istimewa
Nongshim Indonesia pada gerakan sosial ‘Seribu Nongshim untuk Semua’. Foto: istimewa

Kebiasaan buruk menyisakan makanan masih kerap dilakukan masyarakat Indonesia. Jika kita menyisakan makanan, berarti kita turut berkontribusi dalam pemanasan global. Kenapa demikian? Karena salah satu sampah organik itu berasal dari sisa makanan yang saat ini menjadi salah satu kekhawatiran dunia.

Kebiasaan tidak menghabiskan makanan ini juga memiliki dampak sosial yang cukup besar, padahal masih banyak juga masyarakat Indonesia yang kekurangan makanan. Ditengah kondisi sosial yang beragam dan masa pandemik ini, masyarakat diajak untuk berbuat baik dengan lebih menghargai makanan sebagai wujud empati terhadap kelompok masyarakat lain yang membutuhkan.

“Kegiatan ‘Seribu Nongshim untuk Semua’ berjalan selama Bulan Ramadan, di mana setelah dua tahun di masa pandemik, Ramadan kali ini kita sudah bisa berinteraksi kembali dengan sesama dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” imbuh Jenny Liliyanty.

“Ini menjadi momen tepat untuk melaksanakan dan menyebarkan pesan kebaikan yang juga akan memberikan sentimen positif terhadap brand,” ujar Jenny Liliyanty memungkasi.

‘Seribu Nongshim untuk Semua’ dilakukan secara offline sebagai bentuk aksi nyata dari kelanjutan digital campaign di platform sosial media yang dilakukan oleh Nongshim Indonesia.

Ribuan produk Nongshim (Shin Ramyun, Shin Ramyun Shrimp, Neoguri, Kimchi Ramyun, dan Claypot Ramyun) berhasil didistribusikan ke beberapa target penerima yakni panti asuhan, non-government organization, komunitas, dan pekerja pelayanan publik, serta masyarakat yang membutuhkan.

PELITA.CO.ID di WhatsApp: pelita.co.id di WhatsApp Channel Dapatkan aplikasi PELITA.CO.ID di Google Play: pelita.co.id di Google Apps PELITA.CO.ID di Google News: pelita.co.id di Google News

Pos terkait

Tinggalkan Balasan