Jakarta, pelita.co.id – Ratusan massa yang merupakan anggota dan simpatisan Partai Nasional Demokrat (Partai NasDem) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Tempo, Jalan Palmerah Barat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Selasa, (14/4/2026).
Dalam pernyataan sikapnya, demonstran memprotes sampul Majalah Tempo bertajuk “PT NasDem Indonesia Raya TBK”. Mereka menilai judul dan visual tersebut merupakan upaya framing untuk merendahkan martabat partai menjadi sekadar lembaga komersial.
Ditemui di lokasi demonstrasi, Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino menyebut sampul Majalah Tempo soal wacana merger dengan partai Gerindra telah merendahkan Ketua Umumnya.
Menurut Wibi, Ketua Umumnya selama ini merupakan sosok yang terbuka terhadap kritik. Namun, kritik mestinya disampaikan dengan substansi alih-alih framing visual yang berpotensi merendahkan.
“Kritik boleh keras. Tapi etika tetap harus jadi batas. Jangan sampai kebebasan berubah menjadi kehilangan arah,” katanya.
Demonstrasi Anggota Partai NasDem di Jawa Barat
Secara terpisah, ribuan anggota Partai NasDem dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat menyampaikan sikap melalui aksi damai dengan menyoroti pemberitaan salah satu media massa nasional yang dinilai tidak berimbang dan merendahkan martabat partai.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat Mamat Rachmat dalam aksi damai yang digelar di Kantor DPW Partai NasDem Jawa Barat, Rabu (15/4/2025).
Rachmat menegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak hanya keliru secara substansi, tetapi juga membangun opini yang cenderung menyudutkan Partai NasDem serta Ketua Umum Surya Paloh.
“Kami mengecam keras pemberitaan yang tidak berimbang dan cenderung merendahkan martabat Partai NasDem serta Ketua Umum Surya Paloh,” tegas Kang Rachmat.
NasDem juga menegaskan akan mempertimbangkan langkah lanjutan melalui mekanisme yang berlaku apabila tuntutan tersebut tidak diindahkan.
“Kami tidak akan tinggal diam terhadap pemberitaan yang merugikan dan mencederai martabat partai serta pimpinan kami,” tegas Kang Rachmat.
Meski demikian, Partai NasDem tetap menegaskan komitmennya dalam menjaga demokrasi, termasuk mendukung kebebasan pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.





