Sister City Jadi Jembatan Potensi Daerah Menuju Kancah Internasional

Anggota BKSAP DPR RI, Musa Rajekshah saat pertemuan BKSAP Day di Kantor Bupati Deli Serdang, Sumatra Utara pada Selasa (27/10/2026). Foto: Yhusanti/Karisma
Anggota BKSAP DPR RI, Musa Rajekshah saat pertemuan BKSAP Day di Kantor Bupati Deli Serdang, Sumatra Utara pada Selasa (27/10/2026). Foto: Yhusanti/Karisma

Deli Serdang, pelita.co.id – Kerja sama antarkota lintas negara atau sister city dapat menjadi jembatan bagi daerah untuk mengembangkan potensi sekaligus memperluas jejaring internasional. Kemitraan ini membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan sektor unggulan, hingga kolaborasi ekonomi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, kesesuaian potensi dan kebutuhan masing-masing daerah menjadi faktor penting dalam penjajakan kerja sama. Dengan begitu, sister city tidak sekadar menjadi hubungan antarpemerintah daerah, tetapi juga dapat membuka ruang kolaborasi yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Musa Rajekshah menilai, peluang kerja sama antarkota perlu diarahkan untuk mendukung pengembangan potensi daerah. Hal itu disampaikannya kegiatan BKSAP Day bertema Diplomasi Parlemen sebagai Strategi Menjembatani Potensi Daerah Menuju Pasar Global di Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (27/10/2026). Ia menyebut Provinsi Guangdong di China dan Kota Andong di Korea Selatan sebagai dua wilayah yang masuk dalam pembahasan penjajakan kerja sama dengan Deli Serdang.

“Tinggal bagaimana melihat (program) Sister City ini supaya bisa meningkatkan apa yang menjadi potensi daerah bersamaan dengan sister city yang ada di negara yang tadi kita sampaikan,” ujar politisi Fraksi Partai Golkar yang akrab disapa Ijeck itu.

Leboh lanjut, ia mengatakan bahwa kerja sama tersebut dapat menjadi ruang pertukaran pengalaman dan pembelajaran mengenai praktik pembangunan yang telah dilakukan masing-masing daerah. Hasil pertukaran itu diharapkan dapat menjadi referensi bagi Deli Serdang untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.

“Semoga ini juga menjadi satu hal, menjadi informasi ataupun juga edukasi apa yang sudah dilakukan yang baik. Dari sana bisa disampaikan, diadopsi oleh Kabupaten Deli Serdang. Begitu juga sebaliknya,” tuturnya.

Ijeck berharap, peluang kerja sama antarkota tersebut tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi juga dapat membuka ruang kolaborasi ekonomi dan promosi produk lokal. Dengan penjajakan yang sesuai kebutuhan, sister city diharapkan menjadi salah satu sarana bagi Deli Serdang untuk memperluas jejaring internasional dan meningkatkan kapasitas daerah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengatakan bahwa BKSAP siap memfasilitasi komunikasi dengan kedutaan negara-negara sahabat di Jakarta untuk membantu pemerintah daerah menjajaki peluang kemitraan internasional. Menurutnya, pemilihan mitra perlu mempertimbangkan potensi dan kebutuhan daerah agar kerja sama yang dibangun relevan bagi kedua pihak.

“Tadi kami sampaikan untuk komunikasi dengan kedutaan-kedutaan mancanegara yang ada di Jakarta kami siap untuk menjembatani ini nantinya. Dan kepentingan sister city tentu juga langsung selain kepada negaranya juga adalah kepala daerahnya. Dan itu menarik karena tentu akan kita belajar banyak ya dari negara-negara asing,” ujar Syahrul.

Penjajakan sister city antara Deli Serdang dan kota di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengemuka dalam pertemuan Bupati Deli Serdang dengan Pelaksana Tugas Konsul Jenderal RRT di Medan, 22 September 2026. Pertemuan tersebut membahas peluang investasi dan kerja sama, termasuk di bidang pertanian dan teknologi.

Sebagai konteks, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menjalin kerja sama sister province dengan Provinsi Guangdong selama sekitar 20 tahun. Hubungan tersebut digadang menjadi salah satu latar bagi penjajakan peluang kerja sama antardaerah, meski rencana sister city Deli Serdang masih dalam tahap penjajakan.

Sedangkan peluang kerja sama dengan Korea Selatan dibahas saat Bupati Deli Serdang menerima kunjungan Konsulat Kehormatan Republik Korea Wilayah Sumatera bersama delegasi Gyeongkuk National University pada bulan yang sama. Selain pendidikan, kesehatan, dan pertanian, pertemuan tersebut membahas penjajakan hubungan sister city antara Deli Serdang dan Kota Andong.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *